paranormalindonesiaonline.com Jasa Konsultasi Paranormal ramalan Feng Shui GRATIS, pelet jarak jauh. Hubungi Bpk.Pamera, HP: 085797189999 WhatsApp: 081910228999 PIN BBM paranormalindonesia : 265728CB

Misteri paranormal indonesia Balon Tempur Berhantu di Perang Dunia II

dayakcinta.com – Sebelum technology jet tempur lalu-lalang, Misteri Hantu balon udara tetap dimanfaatkan sebagai kendaraan tempur, terutama di Perang Dunia I serta II. Pasukan Jerman sudah menggunakan balon udara sebagai kendaraan tempur, berkat modifikasi yang dilakukan ilmuwan bernama Rely Ferdinand von Zeppelin antara 1914 hingga 1918. Zeppelin menyulap balon udara menjadi armada udara yang digunakan untuk menjatuhkan bom atau memantau pasukan musuh dari udara.

Tapi balon tempur tak sebatas menarik dibahas dari sisi teknologi, tapi juga mempunyai misteri. Salah satu misteri terbesar terkait balon udara atau blimp ini terjadi di Perang Dunia II. Saat itu muncul keanehan yang tetap menyisakan tanda tanya, adalah mengenai kehadiran Balon Tempur Berhantu.

Seperti apa? Begini ceritanya.

Perang Dunia II merupakan masa yang sangat krusial bagi Amerika Serikat. Ketika itu, tahun 1942, Jepang mempunyai armada pesawat tempur yang ditakuti Amerika Serikat. Tentu saja ketakutan ini terbukti ketika pasukan pesawat tempur Jepang meluluhlantakkan pangkalan tempur AS di Pearl Harbour, Hawaii pada Desember 1941. Sesudah serangan Pearl Harbour, AS takut Jepang menyerang serta menghancurkan kawasan West Coast atau Pesisir Barat AS.

AS pun tak tinggal diam. Sebanyak 12 unit blimp tempur disiapkan untuk berpatroli serta menjaga sepanjang pesisir California. Tapi 12 blimp milik Squadron 32 ini malah jadi misteri sendiri. Terutama ketika salah satu blimp itu jatuh di jalanan di Kota Daley, California.

Saat blimp itu terhempas ke tanah, banyak yang menduga dua awak yang mengendarainya tewas. Malah sebuah kejutan yang didapat: Blimp itu diduga terbang tanpa awak. Sebab tak ada satu jenazah pun ditemukan.

Ketika itulah legenda “Blimp Berhantu” muncul di California. Sejarawan Ken Gillespie yang ketika itu tinggal di Daley Metropolis mengatakan:

“Tidak mungkin jika awak itu tak terlihat oleh siapapun. Tapi tak ada yang melihat siapapun di blimp itu. Tak ada yang melihat ada awak yang lompat keluar, tak ada jejak mereka sama sekali,” kata dia seperti dikutip dari Unsolved.

balon Tempur Berhantu

balon Tempur Berhantu

Lalu siapakah yang mengendarai blimp? Ada baiknya untuk ditelusuri sejak blimp itu lepas landas.

Legenda “Blimp Berhantu” ini bermula di San Francisco pada sixteen Agustus 1942. Di Minggu pagi yang cerah itu, blimp tempur dengan nomor Flight one zero one lepas landas, serta dikendarai oleh Lt Ernest DeWitt Cody (27 tahun) serta bawahannya yang bernama Charles Ellis Adams (34 tahun). Keduanya dinilai sangat berpengalaman. Sebab itu ketika ada hal yang dianggap aneh terjadi mulai penerbangan berlangsung.

Salah satunya diungkap Riley Hill, teknisi mesin yang harusnya ikut dalam misi penerbangan bersama Cody serta Adams. Menurut Hill, Adams sering membawa blimp besar serta tak sempat mengendarai blimp kecil. Apalagi misi yang dilakukan Flight one hundred and one hanyalah penerbangan indoktrinasi yang jadi dasar penerbangan.

Keanehan lain, Hill diperintah untuk turun serta tak perlu mendampingi keduanya. Hill ketika itu menganggap kelembaban udara menyebabkan tak aman jika blimp ditumpangi tiga orang. Entah apakah ada alasan lain, sebab Cody serta Adams tak memberikan alasan jelas.

Blimp itu kemudian menuju Treasure Island di San Francisco Bay, melewati Jembatan Golden Gate. Sesudah itu menuju daerah terpencil di Kepulauan Farallon, sekitar 25 mil di lepas pantai. Baru kemudian Flight a hundred and one melanjutkan ke Level Reyes, lalu menyusuri garis pantai California.

Fase pertama disebut berjalan mulus. Tapi sekitar ninety menit kemudian, Cody sempat menghubungi markas skuadron melalui radio. “Posisi empat mil di sisi timur Farallones. Standby,” ucapnya. Nyatanya itu kontak terakhir yang dilakukan Flight one zero one. Sesudah itu, tak ada lagi kabar dari awaknya.

Tiga jam setelahnya, tetap tak ada kabar. Komandan Skuadron pun awali resah. Tapi blimp tak jua memberikan jawaban. Sekalipun ada jawaban, bukan dari Flight one hundred and one tapi laporan yang menyebut blimp itu keluar dari lintasan hingga delapan mil.

Seorang perenang bernama Capulvea mengaku melihat benda besar itu melayang di atasnya, tak jauh dari permukaan laut. Lalu roda di blimp itu terseret saat menyentuh pasir pantai. Blimp itu kemudian jatuh.

Ada ratusan orang yang melihatnya. Tapi tak ada yang melihat Cody atau Adams. Pintu juga terlihat terbuka, tapi tentu sangat aneh jika dalam keadaan terbang. Keanehan lain, sebuah mikrofon terkait di loudspeaker di bagian luar gondola (bagian di bawah balon yang menjadi kokpit sekaligus kabin penumpang).

“Ignition change tetap dalam keadaan baik. Radio juga tetap hidup. Tak ada yang menyentuh valve bahan bakar. Blimp itu tetap dalam keadaan sama seperti ketika aku cek. Setidaknya tetap ada bahan bakar untuk penerbangan enam jam,” kata Riley Hill.

Lalu ke mana Cody serta Adams? Entahlah.

Investigasi resmi Angkatan Laut AS mengatakan ada kemungkinan salah satu awak itu berusaha memperbaiki kerusakan di luar gondola. Awak yang satunya kemudian berusaha membantu. Tapi keduanya kemudian jatuh saat berusaha memperbaiki. Tapi dianggap sebuah keanehan, mengapa keduanya tak memberikan laporan saat terjadi gangguan? Apalagi Riley Hill mengatakan blimp itu tak terlihat adanya tanda kerusakan.

Ada juga teori yang menyebut Cody serta Adams sempat memergoki kapal selam, tapi keduanya malah gagal melawan serta dijadikan tahanan. Lagi-lagi jadi pertanyaan, mengapa Cody serta Adams tak melapor saat melihat ada tanda-tanda musuh?

Setahun kemudian, Cody serta Adams dinyatakan tewas, meski jenazahnya tak sempat ditemukan. Sesudah perang usai, blimp itu pun lebih dikenal dengan sebutan Goodyear Blimp. Ini disebabkan Goodyear menggunakannya untuk promosi, serta sering digunakan untuk melayang saat ada pertandingan olahraga besar di AS.




@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

Misteri paranormal indonesia Balon Tempur Berhantu di Perang Dunia II